Salah satu
keuntungan menggunakan basis data adalah memungkinkan concurrency, dalam rangka
mempercepat semua daya guna sistem dan mendapat responsi waktu yang cepat, beberapa
sistem mengijinkan banyak pemakai untuk mengupdate data secara simultan.
 |
| penggunaan basis data |
Selain itu dengan basis data, data dapat
distandardisasikan. Jika data tersebar dalam beberapa file dalam bentuk format
yang tidak sama, maka ini menyulitkan dalam menulis program aplikasi untuk
mengambil dan menyimpan data. Maka haruslah data dalam suatu database dibuat
format yang standar sehingga mudah dibuat program aplikasinya.
. Basis data juga dapat mengurangi
redundansi data, maksudnya data yang sama disimpan dalam berkas data yang
berbeda – beda sehingga apabila ada pengupdatean maka akan terjadi berulang –
ulang. Penyimpanan data yang sama berulang – ulang di beberapa file dapat
mengakibatkan juga inkonsistensi ( tidak konsisten ). Apabila salah satu dari
file yang mengandung data tersebut terlewat di update maka terjadilah data yang
tidak konsisten lagi.
Kemandirian data juga merupakan salah
satu keunggulan basis data, dalam paket bahasa DBMS, misalnya pada struktur
file setiap kali kita hendak melihat data cukuplah dengan perintah list.
Apabila hendak menambah data cukup dengan Append. Ini berarti perintah –
perintah dalam paket DBMS bebas terhadap database. Apapun perubahan dalam
database semua perintah akan mengalami kestabilan tanpa perlu ada yang diubah.
Hal ini akan berbeda dengan paket bahasa lainnya.
Basis data juga memiliki keamanan yang
cukup baik, tidak setiap pemakai sistem database diperbolehkan untuk mengakses
semua data maksudnya data dapat dilindungi dari pemakai yang tidak berwenang.
Keamanan ini dapat diatur lewat program yang dibuat atau menggunakan fasilitas
keamanan dari operating sistemnya.
Selain itu Memelihara keterpaduan data
berarti data harus akurat, hal ini erat hubungannya dengan pengontrolan
kerangkapan data dan pemeliharaan keselarasan data.